Tuesday, May 21, 2013

Tafsir Surah AlBaqarah 58

💬 : 0 comment

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Baqarah 58


Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: `Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak di mana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah:` Bebaskanlah kami dari dosa `, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik`.(QS. 2:58)
وَإِذْ قُلْنَا ادْخُلُوا هَذِهِ الْقَرْيَةَ فَكُلُوا مِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًا وَادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ نَغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ وَسَنَزِيدُ الْمُحْسِنِينَ 

(Dan ingatlah ketika Kami berfirman,) kepada mereka setelah mereka keluar dari bukit Tih, ("Masuklah kamu ke negeri ini"), yakni Baitulmakdis atau Yerusalem dan ada pula yang mengatakannya 'Ariha' (Maka makanlah di antara makanannya yang baik lagi enak mana yang kamu sukai) tanpa ada larangan (dan masukilah pintu gerbangnya) (dalam keadaan bersujud) artinya menundukkan diri (dan ucapkanlah) sebagai permohonan, ("Bebaskanlah kami dari dosa!") (niscaya Kami ampuni) menurut suatu qiraat 'yughfar', sedangkan menurut suatu qiraat lainnya 'tughfar', keduanya kata kerja pasif yang berarti 'diampuni' (bagimu kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami tambah pula pemberian Kami kepada orang-orang yang berbuat baik) maksudnya diampuni karena berlaku taat, diberi tambahan, yakni pahalanya.

Pada permulaan ayat ini Allah swt. memerintahkan kepada mereka untuk memasuki (Baitulmakdis) dan menikmati makanan-makanan yang ada di sana dengan melalui pintu gerbang yang di sebut "Bab Hittah" dengan menundukkan kepala, sebagai tanda ketaatan kepada Allah swt. dan mensyukuri nikmat-Nya karena mereka telah diselamatkan dari pengejaran musuh dalam perjalanan yang amat sulit. Mereka diperintahkan untuk mengucapkan doa kepada Allah swt. untuk mengampuni mereka dari segala dosa yang telan mereka lakukan, terutama ialah mengingkari nikmat-nikmat-Nya.

Allah swt. menegaskan bahwa jika mereka mematuhi perintah-perintah tersebut, Dia akan mengampuni semua kesalahan-kesalahan mereka dan akan memberikan tambahan pahala dan karunia kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

No comments:

Post a Comment